Tips Menciptakan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh yang Nyaman Untuk Anak di Rumah

Sejak munculnya sistem pembelajaran jarak jauh seperti ini, menuntut anak-anak banyak belajar didalam rumah dengan orang tua, dan lingkungan sekitar rumah. Terkadang sistem seperti ini membuat anak merasa bosan, lantaran anak-anak terbiasa bermain bersama teman-teman, atau terbiasa melakukan banyak kegiatan. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu anak-anak jadi lebih nyaman dengan menggunakan model pembelajaran masa pandemic tersebut.

1. Menciptakan ruang belajar yang nyaman

Seperti halnya Anda membutuhkan ruang kerja yang nyaman dirumah. Anak-anak pun demikian. Dalam pembelajaran jarak jauh, seperti ini, sebaiknya siapkan dan pilih ruang belajar yang nyaman dan tidak berisik, agar anak – anak dapat belajar secara optimal. Dalam mempersiapkan ruang belajar, perhatikan dengan baik, aspek pencahayaan, peletakan meja dan kursi belajar, peletakan aneka perlengkapan belajar dan yang lainnya. Pastikan penataannya nyaman, dan fleksibel, agar anak semakin betah dan nyaman ketika belajar kelak.

2. Memperhatikan aspek fisik ketika belajar

Mengingat kali ini anak Anda akan menggunakan laptop atau PC di rumah, maka ajarkan sejak dini, penggunaan laptop / PC dengan metode 20 – 20 – 20. Maksudnya setelah menatap laptop selama 20 menit, ajak anak untuk melihat benda jauh yang jaraknya sekitar 20 kaki, atau 6 meter, selama 20 detik. Hal ini dilakukan untuk menghindari mata lelah dan mata kering pada anak. Guna mempermudah anak Anda mengatur jarak penglihatan selama 20 kaki atau 6 meter. Sebaiknya Anda meletakkan laptop atau PC dengan jarak 20 kaki atau 6 meter dari jendela. Selain itu, perhatikan juga posisi duduk anak. Pastikan anak duduk tegak dan tidak bungkuk, dan sesekali ajak anak untuk bergerak, agar anak tidak jenuh dan tubuh jadi lebih rileks.

3. Mengidentifikasi yang dibutuhkan anak untuk belajar

Metode pembelajaran jarak jauh seperti ini, tentunya membutuhkan penyesuaian tersendiri bagi anak. Anda sebagai orang tua, sebaiknya proaktif dalam hal ini. Salah satunya adalah dengan menanyakan bagaimana pengalaman belajar secara digital yang dirasakan, dan bagaimana perasaannya ketika menggunakan perlengkapan digital untuk belajar.

Ada kalanya print  / cetak materi dengan format digital yang diberikan oleh gurunya, agar sesekali anak-anak dapat membacanya secara langsung, seperti buku umumnya. sehingga anak tidak selalu menggunakan laptop secara terus menerus.

4. Mengatur waktu belajar bagi anak

Tidak banyak yang menyadari bahwa metode pembelajaran jarak jauh seperti ini, membuat jadwal harian anak juga turut berubah, mulai dari jadwal bangun tidur, jadwal belajar, dan yang lainnya. Guna mempersiapkan jadwal belajar jarak jauh yang permanen, sebaiknya Anda orang tua, mulai menata kembali jadwal belajar anak. Jika Anda masih bingung, sebaiknya ambil jadwal rutin anak, ketika pandemi belum terjadi.

Jadwal tersebut, termasuk jadwal tidur, jadal makan, mandi, dan juga jam bagun anak. Dengan merutinkan kembali jadwal yang ada, membuat jadwal belajar anak, jadi lebih tertata. Sebaliknya jika jadwal aktivitas anak sedikit berantakan, maka hal tersebut berpengaruh pada jadwal belajarnya kelak.

5. Mempersiapkan diri, bagi pertanyaan ajaib anak !

Selama pandemi berlangsung, maka interaksi Anda dan anak jadi penuh, mengingat Anda dan anak akan terus berada di rumah. Jadi sebaiknya persiapkan diri dengan baik, jika suatu saat, anak Anda akan menanyakan suatu pertanyaan, yang berkaitan dengan pelajaran yang tidak dimengerti dan sedang dikerjakan. Apalagi dalam hal ini anak-anak tidak mempunyai tempat atau teman untuk bertukar pikiran selain Anda di rumah.

Apabila Anda merasa kesulitan dalam menjawab pertanyaan tersebut, ada 3 cara yang dapat dilakukan, yaitu menanyakan pada guru terkait, tentang sumber-sumber yang dapat membantu anak belajar. Menanyakan hal tersebut dengan sesama orang tua murid, atau yang ketiga, Anda dapat mengajak sang anak, untuk mencari jawaban atas pertanyaan sebelumnya bersama-sama. Misalnya saja dengan mencarinya di media online / media internet bersama-sama. Ini akan jadi pengalaman berharga, serta memberikan kepercayaan diri lebih pada sang anak, bahwa orang tuanya siap untuk mendukungnya.

6. Sesekali awasi anak dalam penggunaan alat belajarnya

Pada model pembelajaran masa pandemi ini, anak – anak akan lebih banyak menggunakan perlengkapan digital, seperti komputer, gadget dan yang lainnya. Pastinya perlengkapan tersebut digunakan dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Jadi Anda dalam hal ini sebaiknya cek aktifitas anak, terutama ketika sang anak sedang belajar.

Sampaikan juga efek positif dan negatif akibat terlalu lama menggunakan perlengkapan tersebut bagi tubuh. Lakukan secara perlahan, jangan langsung memvonis, tidak ada salahnya jika Anda memberikan gambaran kongkrit, dari efek samping penggunaan elektronik yang terlalu lama. Sehingga lambat laun anak akan belajar mengendalikan penggunaan perangkat tersebut dengan baik.           Amarulloh / amrul.id 

2 Replies to “Tips Menciptakan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh yang Nyaman Untuk Anak di Rumah”

  1. Terbuka pikiran dan perasaan.untuk menidak lanjuti,setelah membacaTips Menciptakan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh yang Nyaman Untuk Anak di Rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.