Teknik Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Daring Untuk SD Hingga SMA

Teknik pembelajaran jarak jauh dengan model Daring ini memang cocok dilakukan oleh para pelajar yang tinggal di kawasan perkotaan, yang mudah mendapatkan akses internet, juga untuk para pelajar yang berada di zona merah. Dalam teknik pemberian materi, tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan dengan baik, agar materi yang disampaikan kelak, dapat diterima dan para siswa pun mengerti akan materi yang disampaikan.

Membuat kurikulum secara tepat

Hal yang pertama kali dilakukan oleh para pengajar dalam membuat kurikulum yang tepat serta sesuai dengan model pembelajaran masa pandemi, ini adalah memperhatikan kembali silabus yang akan diberikan. Untuk materi pendidikan, sudah tentu disesuaikan dengan materi pendidikan awal, hanya saja akan ada beberapa penyesuaian khusus, mengingat sistem pembelajaran yang dilakukan kali ini adalah Daring.

Buatlah pelajaran yang berbobot, agar nantinya Anda atau dalam hal ini guru, dapat membuat sebuah metode atau sistem pengajaran yang tepat, guna mengukur, sampai sejauh mana para peserta didik memahami materi yang telah disampaikan. Sebelumnya harus sudah ada standar tertentu, dimana pada pelajar memahami akan materi yang diberikan.

Materi pelajaran yang diberikan, sebaiknya jangan bertele-tele, dan sederhanakan, sesuai dengan bahasa para pelajar, atau dengan kata lain sesuai dengan usia para pelajar itu sendiri.

Materi serta tugas, untuk SD

Untuk materi dan tugas pada pelajar tingkat SD, tentu saja disesuaikan dengan standar kurikulum umumnya. Seperti yang dijelaskan di atas, buat dan susun secara lebih sederhana, singkat, padat dan jelas. Sehingga para pelajar mengerti dan paham akan materi serta tugas yang diberikan.

Dalam hal ini libatkan orang tua, untuk berperan sebagai guru di rumah. Jalin kerjasama dan komunikasi yang baik, antara guru dan orang tua ,serta guru dan murid. Khusus untuk guru dan orang tua, dilakukan guna mempermudah para orang tua mengklarifikasi tugas yang diberikan, serta memberikan informasi bagi para guru, tentang perilaku siswa, ketika belajar di rumah.

Khusus untuk para siswa SD kelas 1, 2 dan 3, materi dan tugas yang disampaikan dalam pembelajaran jarak jauh ini, sebaiknya tidak terlalu jauh dari buku pelajaran yang ada. Hal ini dilakukan agar para siswa dan orang tua, tidak kebingungan dalam belajar, dan mengerjakan tugas yang ada. Dalam hal ini para guru, dapat memberikan instruksi berupa nama buku, dan halaman yang tengah dibahas beserta tugasnya. Pemberian tugas dan pengembalian tugas tentu saja akan dilakukan secara sistem daring, menggunakan email.

Sedangkan untuk SD kelas 4, 5 dan 6, selain pemberian materi dan tugas, seperti yang diberikan pada kelas sebelumnya, tidak ada salahnya jika diadakan sistem pembelajaran online. Dimana siswa dan guru, akan melakukan tatap muka secara daring, menggunakan aplikasi yang mumpuni. Hal ini dilakukan sebagai sesi tanya jawab dan juga diskusi tentang materi pelajaran yang diberikan. Sekaligus memberikan materi pelajaran online, dan teknik menggunakan aplikasi online pada para siswa. Hal ini penting sebagai pengetahuan, agar para siswa nantinya mengetahui dan mampu mempelajari perlengkapan tersebut dengan baik, di masa depan. Tentu saja hal ini tidak lepas dari kontrol orang tua di rumah.

Materi serta tugas, untuk SMP, SMA, SMK

Khusus untuk model pembelajaran masa pandemi materi bagi siswa SMP, SMA, dan SMK dan sederajat, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan materi pembelajaran awal, atau sebelumnya. Seperti sebelumnya kali ini dibuat dengan lebih disederhanakan, bahkan lebih baik jika dibuat lebih menyenangkan.

Misalnya saja materi bahasa Inggris, tidak hanya diambil dari buku. Tidak ada salahnya jika mengajak para siswa untuk mengeksplorasi sumber belajar tertentu di media internet. Ada cukup banyak situs pembelajaran online yang dapat digunakan, sesuai dengan pelajaran yang ada. Demikian pula dengan pelajaran lainnya, baik itu, fisika, biologi, dan yang lainnya. Ada banyak kelebihan yang akan didapat para siswa dengan menggunakan metoda seperti ini. Mulai dari para siswa jadi lebih mudah paham, para siswa lebih mengenal teknologi online dengan lebih ramah dan tepat guna, serta mengasah kreatifitas siswa dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi online. (Amarulloh / amrul.id )

Leave a Reply

Your email address will not be published.