Tips Pembelajaran Jarak Jauh Untuk Para Guru

Sejatinya, seorang guru pasti ingin memberikan pengajaran terbaik untuk anak didikannya. Namun, situasi yang tidak menentu akibat Covid-19 membuat proses pengajaran menjadi lebih menantang. Karena situasi inilah, akhirnya membuat Nadiem Makarim (Mendikbud) memberikan sejumlah tips bagi para guru agar proses pembelajaran jarak jauh lebih maksimal. Lebih jelasnya, berikut beberapa tips pembelajaran jarak jauh untuk guru dari Nadiem, yaitu:

Menarik Diri Dari Zona Nyaman

Nadiem telah menyebutkan cara terbaik untuk proses belajar mengajar suatu hal yang baru ialah dengan keluar dari zonanya. Pasalnya keluar dari zona menjadi salah satu cara untuk Anda bisa memperbaiki diri. Untuk itulah, bagi para guru diharapkan mampu beradaptasi dengan menemukan metode pengajaran paling tepat untuk para siswanya dan tidak lagi terpaku pada metode yang dulunya masih digunakan di sekolah.

Berbagai Informasi Dengan Sesama Guru

Kemampuan yang berbeda-beda tidak hanya dimiliki oleh para murid, namun juga guru. Untuk itu, Anda tidak perlu heran jika ada guru yang lebih cepat beradaptasi dengan teknologi dan ada juga guru yang lebih lambat beradaptasinya.  Nah agar proses pengajaran jarak jauh lebih maksimal, di sarankan Anda juga mengajak guru untuk saling berbagai informasi yang diperolehnya. Hal ini berguna untuk meningkatkan semangat para gurunya.

Lebih Fokus Pada Yang Terpenting

Saat pandemi Covid-19 ini, para guru memang tidak memiliki keharusan untuk mengejar ketuntasan kurikulum. Sehingga Anda bisa memanfaatkan waktu untuk bereksperimen mengalokasi waktu menjadi lebih baik. Perlu diketahui, dibandingkan Anda mengejar semua topik terselesaikan tepat waktu, ada baiknya Anda menguatkan konsep fundamental yang dapat mendasari kemampuan para murid agar bisa memahami semua mata pelajarannya.

Mengajar Dengan Senang Hati Dan Ikhlas

Mengajar para murid dari jarak jauh memang tidak mudah. Namun Anda juga harus memperhatikan jangan sampai menggunakan metode pembelajaran yang membosankan sehingga murid-murid akan lebih malas untuk mengikuti kelas daring. Perlu diingat, meskipun saat ini sedang krisis, namun tidak menutup kemungkinan Anda bisa mencoba hal-hal baru yang dulunya mungkin masih ragu untuk diterapkan, padahal Anda merasa hal tersebut sangat baik untuk para muridnya. Selain itu, Anda juga harus mengajar dengan senang hati dan ikhlas agar apa yang Anda ajarkan lebih mudah dipahami oleh anak didikannya.

Membagi Lebih Banyak Waktu Untuk Murid Yang Tertinggal

Belajar dari rumah menjadi salah satu kesempatan yang bisa Anda manfaatkan untuk memberikan fokus yang lebih banyak terhadap murid-murid yang masih tertinggal dalam pembelajaran di kelas. Dengan begitu, murid tersebut bisa lebih percaya diri saat bergabung kembali dengan kelas. Selain itu, momen belajar di rumah ini juga bisa menjadi waktu terbaik bagi orang tua untuk lebih memahami dan membantu sang anak dalam belajar.

Menerapkan Model Pembelajaran Project Base Learning

Belajar dirumah bukan berarti murid harus belajar sendiri, untuk itu sangat disarankan para guru bisa mencoba model pembelajaran masa pandemi yaitu project based learning. Dengan menggunakan model pembelajaran tersebut, Anda bisa mengajak murid untuk berkolaborasi dengan teman-temannya dalam sebuah grup. Perlu diketahui, meskipun model pembelajaran ini tidak akan langsung lancar diterapkan, namun Anda tetap harus mencobanya. Apalagi melalui project base learning juga dapat melatih empati para murid dan meningkatkan kemampuan mereka untuk saling mendorong/membantu satu sama lainnya. Dengan menerapkan project base learning secara otomatis, murid didikan Anda juga akan terbentuk asas gotong royongnya. Patut diingat, Anda sebagai gurunya jangan pernah meremehkan kemampuan para murid untuk mengatur dirinya apabila mereka saling bergantung dengan murid lainnya.

Membagi Kelas Menjadi Dua Kelompok atau Kelompok Yang Lebih kecil

Pada dasarnya, tidak semua murid memiliki level kompetensi yang sama. Misalnya unggul di satu bidang matematika maka belum tentu ia juga akan unggul di bidang pelajaran lainnya. Untuk itu, disarankan para guru membuat kelompok anak sesuai dengan kompetensi dan skillnya masing-masing. Dengan begitu, proses pembelajaran tidak hanya lebih menyenangkan, namun juga anak didikannya menjadi lebih paham.

Itulah beberapa tips pembelajaran jarak jauh dari Mendikbud yang bisa Anda terapkan. Demikianlah, semoga ulasan diatas dapat menjadi sumber referensi yang berguna dan bermanfaat bagi para guru sekalian. (Amarulloh / amrul.id)

2 Replies to “Tips Pembelajaran Jarak Jauh Untuk Para Guru”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *